Wamendagri Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik Papua
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mendorong Pemkab Jayawijaya dan Lanny Jaya mempercepat verifikasi serta pendataan warga terdampak konflik sosial Papua agar bantuan dan santunan jiwa dari Kementerian Sosial dapat segera disalurkan. Konflik tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan 300 rumah, satu gereja, tiga gedung SD, dua unit PAUD, satu jembatan gantung, serta ribuan warga mengungsi. Rapat koordinasi lintas kementerian yang dipimpin Menko Polkam Djamari Chaniago di Jakarta sepakat memperkuat sinergi untuk rekonstruksi dan pemulihan infrastruktur sosial secara terpadu di wilayah terdampak.
Poin-Poin Utama
- Wamendagri Ribka Haluk mendorong Pemkab Jayawijaya dan Pemkab Lanny Jaya menyelesaikan verifikasi dan pendataan warga terdampak konflik sosial.
- Data akurat diperlukan agar bantuan dan santunan jiwa dari Kementerian Sosial dapat disalurkan kepada korban.
- Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026).
- Konflik mengakibatkan kerusakan 300 rumah warga.
- Konflik merusak satu gereja, tiga gedung sekolah dasar, dan dua unit PAUD.
- Satu jembatan gantung terputus akibat konflik.
- Ribuan warga sempat mengungsi akibat konflik.
- Koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk rekonstruksi dan pemulihan infrastruktur sosial telah berjalan.
- Rapat dipimpin Menko Polkam Djamari Chaniago.
- Rapat dihadiri Menko PMK Pratikno dan Kepala BNPB Suharyanto.
- Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus turut hadir dalam rapat.
- Bupati Jayawijaya Athenius Murip hadir dalam rapat.
- Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom hadir dalam rapat.
- Gubernur Papua Pegunungan John Tabo hadir secara virtual.
- Ribka mengapresiasi kementerian dan lembaga atas dukungan dalam percepatan pemulihan masyarakat Papua Pegunungan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.