KAI Imbau Penumpang KRL Pakai Masker Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan abu vulkanik tersebar hingga ke wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bogor. KAI Commuter Line mengimbau penumpang KRL untuk menggunakan masker saat berada di area stasiun maupun selama perjalanan. BMKG mencatat dua klaster sebaran abu vulkanik yang mencapai ketinggian hingga 50.000 kaki mencakup wilayah Jakarta, Banten, Lampung, hingga Samudra Hindia.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pagi.
- Abu vulkanik dari erupsi terbawa angin hingga ke wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bogor.
- BMKG mencatat dua klaster sebaran abu vulkanik dari erupsi.
- Klaster pertama bergerak ke arah timur laut-selatan mencakup DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
- Abu vulkanik klaster pertama mencapai ketinggian 20.000 kaki.
- Klaster kedua bergerak ke arah barat daya-barat laut.
- Abu vulkanik klaster kedua mencapai ketinggian 50.000 kaki.
- Sebaran abu dari klaster kedua mencakup Lampung, Banten, dan Bengkulu.
- Abu juga tersebar di Selat Sunda bagian selatan dan Samudra Hindia.
- KAI Commuter Line mengunggah imbauan melalui X pada Minggu (6/8).
- Pengguna KRL diimbau memakai masker selama berada di stasiun dan saat perjalanan.
- Pelanggan KRL diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
- Pelanggan juga diimbau menjaga kesehatan selama beraktivitas.
- Data sebaran abu BMKG dicatat per pukul 04.00 WIB Minggu (6/9).
- Abu vulkanik mencapai wilayah Lampung hingga sebagian Jakarta.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.