Prabowo: Demokrat Tidak Bakar-Bakar saat di Luar Pemerintahan
bakar saat kalah dalam pemilu. Ia menegaskan bahwa kalah serta menang merupakan konsekuensi logis dalam demokrasi, dan seluruh pihak harus tetap bersahabat. Dalam pidato HUT ke-25 Demokrat, Prabowo mengenang masa mudanya di Akademi Militer bersama SBY pada 1970-an dan menyebut SBY sebagai salah satu putra terbaik bangsa.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo memuji kedewasaan politik Partai Demokrat di HUT ke-25 partai tersebut.
- Prabowo menyoroti sikap Demokrat yang tidak membuat rusuh saat kalah dalam pemilu.
- Pidato Prabowo disampaikan di Jakarta pada Rabu (9/9).
- Partetai Demokrat saat ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
- Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai Presiden ke-6 RI dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
- Prabowo menyebut Demokrat pernah berada di puncak kekuasaan dan juga di luar pemerintahan.
- Prabowo mengakui dirinya pernah kalah sebanyak 4 kali dalam pemilu.
- Menurut Prabowo, kalah dan menang adalah konsekuensi logis dalam demokrasi.
- Prabowo menyatakan demokrasi pada hakikatnya adalah persaingan dan kritik.
- Prabowo menekankan pentingnya menjaga hubungan persahabatan di tengah persaingan politik.
- Prabowo menegaskan Indonesia sebagai negara besar membutuhkan gotong royong.
- Prabowo mengenang masa studinya di Akademi Militer pada 1970-an bersama SBY.
- Prabowo menyebut SBY sebagai salah satu putra terbaik bangsa sejak masa taruna.
- Prabowo melontarkan candaan bahwa dirinya 'taruna yang bisa diperbaiki' saat di Akmil.
- Acara HUT ke-25 Partai Demokrat berlangsung di Jakarta.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.