Netanyahu Klaim Rezim Iran di Ambang Keruntuhan
Assad pada Desember 2024. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan Iran-AS dan berlangsungnya perang yang dimulai sejak akhir Februari.
Poin-Poin Utama
- PM Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Republik Islam Iran berada di ambang keruntuhan.
- Netanyahu mengunjungi pasukan Israel di sisi Gunung Hermon, perbatasan Israel-Suriah.
- Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mendampingi kunjungan tersebut.
- Netanyahu menyebut tugas utama Israel menjatuhkan rezim Iran dan merasa sangat dekat dengan target itu.
- Netanyahu meyakini seluruh poros kelompok pro-Iran di Timur Tengah pada akhirnya akan runtuh.
- Israel menempatkan pasukan di zona keamanan di selatan Suriah sejak jatuhnya Bashar al-Assad pada Desember 2024.
- Zona tersebut sebelumnya merupakan zona penyangga yang dipatroli PBB di Dataran Tinggi Golan, diduduki Israel sejak 1974.
- Netanyahu sebelumnya mengunjungi pasukan Israel di Suriah pada Desember 2024 dan November 2025.
- Kunjungan tersebut dikecam Damaskus sebagai pelanggaran kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.
- Suriah sebelumnya menjadi sekutu kuat Iran dan tuan rumah kelompok paramiliter yang didukung Iran di era Hafez dan Bashar al-Assad.
- Sejak jatuhnya Assad, Israel melancarkan ratusan serangan udara dan berulang kali melakukan operasi masuk ke Suriah.
- Israel menginginkan wilayah demiliterisasi yang lebih luas di kawasan selatan Suriah.
- Pernyataan Netanyahu muncul saat ketegangan Iran-AS meningkat terkait Selat Hormuz yang strategis bagi jalur perdagangan energi.
- Iran dan AS dilaporkan saling melancarkan serangan dalam sepekan terakhir.
- Konflik AS-Israel versus Iran telah berlangsung enam bulan sejak perang dimulai akhir Februari.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.