Khazanah Positif
Mengapa Akhlak Mulia Begitu Dicintai Allah dan Jadi Syarat Masuk Surga? Ini Jawabannya
Tha'i yang membebaskan tawanan, memberi makan orang lapar, dan menyebarkan salam, sehingga Rasulullah SAW menyatakan sifat-sifat tersebut adalah sifat seorang Muslim.
Poin-Poin Utama
- Akhlak mulia merupakan jalan bagi Muslim menuju surga menurut Imam Al Ghazali dalam Ihya Ulumuddin.
- Rasulullah SAW bersabda bahwa orang berakhlak mulia akan mendapat balasan surga.
- Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa tidak akan masuk surga kecuali orang berakhlak mulia.
- Hadis tersebut diriwayatkan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu.
- Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu menyatakan heran pada Muslim yang tidak menolong sesama Muslim.
- Sayyidina Ali menyebut pahala besar dan terhindarnya siksa neraka sebagai motivasi berakhlak mulia.
- Sayyidina Ali bin Abi Thalib mengonfirmasi hadis itu dari Rasulullah SAW saat peristiwa tawanan suku Thain.
- Di antara tawanan suku Thain terdapat seorang wanita yang mengaku putri pemimpin kaumnya.
- Wanita itu memperkenalkan diri sebagai putri Hatim al-Tha'i.
- Wanita tawanan meminta Rasulullah SAW membebaskannya tanpa menghinakan kaum Arab lainnya.
- Hatim al-Tha'i memiliki sifat membebaskan tawanan, memberi makan orang lapar, dan menyebarkan salam.
- Hatim al-Tha'i tidak pernah menolak orang yang meminta-minta.
- Rasulullah SAW memuji sifat-sifat Hatim al-Tha'i sebagai sifat-sifat seorang Muslim.
- Akhlak mulia menjadi syarat masuk surga dalam ajaran Islam menurut artikel.
- Akhlak mulia mencakup perilaku tolong-menolong, kedermawanan, serta sikap tidak menolak yang meminta bantuan.
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?
Buka Sumber di RepublikaHak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.