Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Netral

Update Operasi SAR Pencarian Rombongan Jurnalis Peliput Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026, 08:00 WIB Sumber: CNN Dibaca 1 kali
Ukuran:

Basarnas melanjutkan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal cepat yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin (7/9) saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Operasi hari kedua memperluas area pencarian menjadi 271 nautical mile dengan empat Search and Rescue Unit (SRU), melibatkan unsur Basarnas, Polda Lampung, dan tiga kapal perang TNI AL (KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861) serta KAL Anyer I.3-64.

Poin-Poin Utama

  • Basarnas melanjutkan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda.
  • Speedboat bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada 7 September sekitar pukul 14.00 WIB.
  • Titik lokasi terakhir dikirim salah satu jurnalis pada 7 September sekitar pukul 14.42 WIB.
  • Komunikasi denganspeedboat terputus pada 7 September sekitar pukul 15.04 WIB.
  • Pencarian Kamis pagi difokuskan di sisi utara Gunung Anak Krakatau dengan mempertimbangkan arus, gelombang, dan angin.
  • Operasi pencarian Rabu dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit.
  • SRU 1 memakai KN SAR Tetuka 247 dengan rencana penyisiran 68,3 NM dan jarak antarlintasan 3 NM.
  • SRU 2 memakai KAL Anyer dengan rencana penyisiran 69,5 NM dan jarak antarlintasan 3 NM.
  • SRU 3 memakai RIB 01 Lampung dengan rencana penyisiran 67 NM dan jarak antarlintasan 1 NM.
  • SRU 4 memakai RIB 02 Banten untuk menyisir Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
  • Basarnas Lampung memperluas pencarian ke barat daya Gunung Anak Krakatsu dengan luas 271 NM.
  • Polda Lampung mengerahkankapal patroli untuk memperluas penyisiran.
  • TNI AL mengerahkantiga kapal perang, yaitu KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861.
  • Lanal Banten mengerahkankapal KAL Anyer I.3-64.
Tagar Terkait
#anak krakatau#selat sunda#banten#basarnas#pandeglang#sar#jurnalis#speedboat
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya