Bupati Sumbawa pastikan tambang Lawang Tuwa dihentikan
Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot memastikan aktivitas pertambangan tanpa izin di kawasan Lawang Tuwa, Kecamatan Lantung, dihentikan setelah longsor menewaskan tiga orang dan melukai enam penambang pada 5 September. Pemerintah daerah meminta camat, desa, aparat keamanan, dan masyarakat memperkuat pengawasan agar penghentian bersifat berkelanjutan, bukan sementara, dan menekankan pertambangan wajib legal, aman, serta bertanggung jawab. Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan melalui olah TKP dan pemasangan garis polisi di lokasi kejadian.
Poin-Poin Utama
- Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot memastikan aktivitas pertambangan tanpa izin di Lawang Tuwa, Kecamatan Lantung, dihentikan.
- Kecelakaan tambang pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 21.30 Wita menewaskan tiga orang dan melukai enam orang lainnya.
- Dari sembilan korban, satu meninggal di lokasi, dua meninggal saat penanganan di Puskesmas Lantung, dan enam mengalami luka-luka.
- Material batu dan tanah longsor menimpa penambang setelah aktivitas di bagian atas tebing mencongkel batu.
- Bupati meninjau kawasan tambang Lawang Tuwa pada hari Rabu.
- Bupati menegaskan pertambangan harus legal, aman, tertib, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.
- Pemerintah kecamatan, desa, aparat keamanan, dan masyarakat diminta memperkuat pengawasan agar penghentian berjalan berkelanjutan.
- Bupati sebelumnya telah meminta aktivitas pertambangan tanpa Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dihentikan.
- Kewenangan perizinan pertambangan berada di tingkat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
- Peninjauan didampingi Sekretaris Daerah, Wakil Ketua I DPRD, Wakil Ketua III DPRD, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sumbawa.
- Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
- Kepolisian memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk pengamanan dan mendukung proses penyelidikan.
- Sejumlah peralatan tambang dan alat berat di lokasi turut diamankan oleh kepolisian.
- Penyebab kecelakaan masih didalami oleh kepolisian.
- Bupati menyatakan pemerintah daerah tidak bermaksud mematikan mata pencaharian masyarakat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.