Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Humaniora Negatif

Anak Usia 8 Tahun Mulai Akses Healing 119, Masalah Kesepian Jadi Sorotan

Kamis, 10 September 2026, 09:05 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPKI) mengungkap bahwa kanal konseling Healing 119 Kemenkes sudah diakses anak usia 8-10 tahun dengan keluhan utama kesepian, memuncak di usia 12-14 tahun, dengan satu shift bisa melayani 500-600 orang padahal hanya mampu menangani 5 pasien. Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa kesepian menjadi wabah yang membunuh, terutama pada lansia, dan meski lebih banyak perempuan yang menghubungi call center, laki-laki memiliki kemungkinan bunuh diri tiga kali lebih tinggi karena cenderung tidak menceritakan masalahnya.

Poin-Poin Utama

  • Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPKI) reports children aged 8-10 years access the Healing 119 mental health counseling service.
  • Loneliness is the main complaint among young users of Healing 119.
  • Loneliness peaks among users aged 12-14 years.
  • Healing 119 limits each patient session to 30 minutes due to long queues.
  • One psychologist handles 5 patients per 3-hour shift.
  • Up to 500-600 people access Healing 119 per shift.
  • Kemenkes' Imran Pambudi states global suicide prevalence is highest among the elderly.
  • Chronic illness contributes to suicide risk among the elderly.
  • Loneliness is described as an epidemic causing many to feel isolated.
  • More females contact the call center than males.
  • Males have a suicide rate 3 times higher than females.
  • Males tend to act on suicidal impulses without prior disclosure.
  • The statement was made at a media meeting for Suicide Prevention Day in Jakarta on Wednesday (9/9).
  • Annelia Sari Sani serves as Chair 2 for Partnership and Communication at IPKI's Central Board.
Tagar Terkait
#kemenkes#kesehatan mental#anak#kesehatan jiwa#pencegahan bunuh diri#kesepian#healing 119#ipki
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya