Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Indef Ungkap Dampak Penguatan DTSEN bagi Perlindungan Sosial

Kamis, 10 September 2026, 10:40 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

time. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan bahwa DTSEN bersifat dinamis dan membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam pemutakhiran agar data tetap akurat dan mencerminkan kondisi sebenarnya.

Poin-Poin Utama

  • Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti tekankan pentingnya penguatan DTSEN.
  • DTSEN memuat informasi desil pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga.
  • Penguatan DTSEN turunkan inclusion error dan exclusion error.
  • Inclusion error ialah orang mampu yang menerima bantuan padahal tidak berhak.
  • Exclusion error ialah warga miskin berhak tetapi tidak terdata.
  • Penguatan DTSEN satukan data dari kementerian, lembaga, dan BPS jadi satu acuan konsisten.
  • DTSEN cegah data ganda, kurangi tumpang tindih penerima, dan persempit kebocoran dana.
  • Data DTSEN diperbarui rutin setiap tiga bulan.
  • DTSEN interoperabilitas dengan menghubungkan data lintas instansi secara real-time.
  • Tujuan akhir penguatan DTSEN buat penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan transparan.
  • Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti sebut DTSEN bersifat dinamis.
  • Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga data perlu pemutakhiran berkala.
  • BPS sediakan jalur koreksi data secara mudah, jelas, dan transparan bagi setiap warga.
  • DTSEN bukan hanya milik pemerintah tetapi milik masyarakat Indonesia yang dijaga bersama.
  • Keterlibatan masyarakat dalam pemutakhiran data jaga akurasi DTSEN.
Tagar Terkait
#bps#dtsen#bantuan sosial#perlindungan sosial#indef#data desil
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya