Beranda Sabtu, 7 November 2026

!online

Ekonomi Negatif

Selama desil kemiskinan kusut, program bansos akan terus semrawut

Kamis, 10 September 2026, 00:19 WIB Sumber: Theconversation.com Dibaca 8 kali
Ukuran:
Prinsip Fair Use (Kutipan Wajar Nirlaba): Laman ini hanya menyajikan cuplikan ringkas dan analisis topik untuk keperluan riset & pemantauan warta publik secara non-komersial. Seluruh hak cipta dan naskah liputan utuh adalah milik sah redaksi Theconversation.com.

Pengelompokan masyarakat ke dalam 10 desil oleh pemerintah melalui DTSEN/Regsosek menuai protes karena data kemiskinan dianggap tidak akurat, dipicu oleh lemahnya basis data awal dan verifikasi aset. Ketidakakuratan ini ditunjukkan oleh contoh...

Sorotan Poin Topik

  • Pemerintah mengelompokkan masyarakat ke dalam 10 desil untuk memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
  • Desil 9-10 diwacanakan sebagai kelompok yang tidak berhak membeli BBM bersubsidi.
Tagar Terkait
#bansos#dtsen#kemiskinan#desil#kebijakan sosial#data kemiskinan#affirmative basic income#regsosek#proxy means testing
Baca Liputan Lengkap di Theconversation.com

online.co.id adalah platform kurasi warta nirlaba. Seluruh hak cipta, naskah komprehensif, dan materi editorial dimiliki penuh oleh Theconversation.com.

Buka Artikel Asli di Theconversation.com

Warta Terkini Lainnya