Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Netral

Segel Ruang Kerja Dirjen Bea Cukai Dicopot Paksa, KPK Belum Tunjukkan

Kamis, 10 September 2026, 11:27 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

KPK belum bersikap tegas setelah segel garis KPK line di ruang kerja Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama dicopot paksa. Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan kronologi pemasangan segel saat penindakan awal perkara dugaan korupsi DJBC, dengan alasan dinamika tertangkap tangan membatasi waktu 1x24 jam. KPK menyatakan ruangan yang tidak disegel berarti barang bukti dianggap sudah cukup untuk kebutuhan penyidikan.

Poin-Poin Utama

  • KPK belum ambil sikap tegas terkait segel garis KPK line yang dicopot dari ruangan kerja Dirjen Bea Cukai.
  • Segel dipasang saat awal penindakan perkara dugaan korupsi di DJBC.
  • Penyidik KPK mengendus barang bukti di ruangan tersebut.
  • Penyegelan dilakukan saat operasi tangkap tangan dengan batas waktu 1x24 jam.
  • KPK sering pasang KPK line di lokasi yang diduga menyimpan barang bukti.
  • Setelah kasus naik ke tahap penyidikan, KPK lakukan upaya paksa termasuk penggeledahan.
  • Penyegelan atau pemasangan KPK line bertujuan mengamankan lokasi terkait perkara.
  • Ruangan yang tidak digeledahkan menandakan alat bukti dinilai sudah cukup untuk penyidikan.
  • Ruangan kerja tersebut milik Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Letjen (Purn) Djaka Budi Utama.
  • Lokasi ruangan di Jakarta.
  • Kronologi disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
  • Pernyataan Budi dikutip pada Kamis, 10 September 2026.
  • Berita dipublikasikan oleh Republika.co.id.
Tagar Terkait
#korupsi#kpk#bea cukai#penyidikan#penyegelan#djaka budi utama
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya