Anak Krakatau Level Siaga, Kapal di Selat Sunda Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diimbau meningkatkan kewaspadaan karena Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus Level III (Siaga). KSOP Kelas I Banten melarang kapal mendekati kawasan dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif selama status siaga masih berlaku. Koordinasi dan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran di tengah aktivitas vulkanik tersebut.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus Level III (Siaga).
- KSOP Kelas I Banten mengeluarkan imbauan peningkatan kewaspadaan untuk kapal di Perairan Selat Sunda.
- Imbauan didasarkan pada Pengumuman Nomor PG-KSOP.Btn 14 Tahun 2026.
- Kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
- Larangan mendekati radius tiga kilometer berlaku selama status Level III (Siaga) masih berlaku.
- Kapal diminta mewaspadai kemungkinan letusan, lontaran material vulkanik, dan abu vulkanik.
- Aktivitas vulkanik berpotensi mengganggu keselamatan navigasi di Perairan Selat Sunda.
- Nakhoda yang menemukan indikasi bahaya harus segera mengambil tindakan penghindaran.
- Kondisi bahaya harus dilaporkan kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, atau Syahbandar terdekat.
- Pengumuman disampaikan Kepala KSOP Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha pada Minggu (6/9).
- Pembatasan pelayaran diberlakukan dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.
- KSOP Kelas I Banten dan KSOP Kelas IV Bakauheni terus melakukan koordinasi dan pemantauan.
- Koordinasi bertujuan memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran pelayaran tetap terjaga.
- Seluruh penyelenggara pelayaran diimbau mengutamakan keselamatan sesuai peraturan perundang-undangan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.