Area Pencarian Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Diperluas, KRI Dikerahkan
4 dengan pengerahan enam kapal termasuk KRI milik TNI AL dan bantuan nelayan. Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 2.109 nautical mile persegi, dengan nelayan menyisir pesisir Banten dan perairan Pulau Panaitan di Selat Sunda. Mereka hilang sejak meliput erupsi Anak Gunung Krakatau pada Senin (7/9) setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Banten.
Poin-Poin Utama
- Pencarian berlangsung hari ke-4 sejak hilangnya kontak pada Senin (7/9).
- Total delapan orang hilang: lima jurnalis dan tiga kru kapal.
- Tim mengerahkan enam kapal untuk pencarian hari ini.
- Enam kapal tersebut: KRI Lepu, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KAL Pohawang, KP Sanjaya, RIB 02 Banten.
- KRI yang dikerahkan milik TNI AL.
- Pencarian dibagi dalam enam sektor.
- Nelayan ditugaskan di sektor E, area pesisir pantai Banten.
- Area pencarian diperluas menjadi 2.109 NM2 (nautical mile persegi).
- Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Banten, sekitar pukul 14.00 WIB.
- Kontak terakhir hilang pukul 18.13 WIB saat meliput erupsi Anak Gunung Krakatau.
- Tiga kru yang hilang: kapten kapal, ABK, dan guide.
- Tim menyisir perairan wilayah Panaitan dan Selat Sunda.
- Warga pesisir menggunakan armada kapal lokal untuk memperluas jangkauan.
- Kepala Basarnas Banten: Al Amrad; Koordinator warga pesisir: Irvan Kipong.
- Pemandu sempat mengirim foto kondisi Gunung Anak Krakatau sebelum hilang kontak.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.