Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Peristiwa Netral

Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Diterjunkan Cari Korban Kapal Virgo

Senin, 14 September 2026, 22:02 WIB Sumber: CNN
Ukuran:

Pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dengan metode underwater belum dapat dilakukan pada Senin (14/9) karena cuaca buruk. Basarnas mengoperasikan KRI Canopus yang dilengkapi teknologi underwater drone, Multibeam Echo Sounder, dan ROV untuk membantu pencarian. Dari 243 orang di kapal tersebut, 114 ditemukan dengan kondisi 86 selamat dan 2 meninggal, sementara 129 lainnya masih dalam pencarian.

Poin-Poin Utama

  • Pencarian korban KM Virgo Transport 8 dijadwalkan menggunakan metode underwater pada Senin, 14 September.
  • Upaya pencarian underwater belum bisa dilaksanakan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
  • Tim penyelam yang disiapkan meliputi Kopaska TNI AL, tim penyelam khusus TNI AL, dan Badan SAR Nasional.
  • TNI AL telah mengerahkan KRI Canopus untuk mendukung operasi pencarian di Laut Jawa.
  • KRI Canopus saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.
  • KRI Canopus dilengkapi dengan teknologi drone underwater, Multibeam Echo Sounder, dan ROV.
  • KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal, dan kru.
  • Kapal hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September, pukul 02.00 Wita.
  • KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September.
  • Sebanyak 114 korban berhasil ditemukan dari total 243 orang di kapal.
  • Sebanyak 129 korban masih dalam pencarian.
  • Sebanyak 86 korban ditemukan dalam kondisi selamat dan dievakuasi di dermaga.
  • Dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
  • Satu korban selamat telah diserahterimakan kepada pihak keluarga.
  • Satu korban meninggal dunia telah diserahkan ke DVI Mabes Polri.
Tagar Terkait
#basarnas#laut jawa#tni al#pencarian korban#km virgo#penyelaman#kri canopus
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya