Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Pertahanan Netral

Kapal Induk Pertama RI Tiba di Priok, Ini Rekam Jejak Tempur Garibaldi

Jumat, 18 September 2026, 10:09 WIB Sumber: Liputan6
Ukuran:

ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama milik Indonesia, resmi tiba di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 18 September 2026, setelah berlayar dari Italia sejak 24 Agustus 2026 dan mendapat pengawalan ketat dari kapal perang TNI AL saat memasuki wilayah perairan nasional melalui ALKI I. Kapal yang dibangun di galangan Fincantieri, Italia, pada 1981 dan telah menjalani modernisasi menyeluruh sebelum diserahkan kepada Indonesia ini memiliki dek penerbangan sepanjang 174 meter dengan fasilitas ski jump yang mampu mengangkut hingga 16 pesawat tempur Harrier II dan dua helikopter SAR. Kedatangan kapal ini menjadi tonggak penting bagi TNI AL karena menghadirkan kemampuan power projection atau pangkalan udara bergerak di laut untuk pertama kalinya, sekaligus memperkaya rekam jejak tempurnya yang telah mencakup berbagai operasi militer dan kemanusiaan internasional selama lebih dari empat dekade.

Poin-Poin Utama

  • ITS Giuseppe Garibaldi tiba dan bersandar di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 18 September 2026.
  • Kapal induk tersebut berdamping di Dermaga 107 Tanjung Priok dengan alunan lagu "Si Jali-Jali" oleh marching band TNI.
  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, KSAD, KSAL, dan KSAU hadir langsung menerima kedatangan Garibaldi.
  • Garibaldi berlayar dari Italia sejak 24 Agustus 2026 dengan pengawalan kapal perang Angkatan Laut Italia.
  • Kapal sempat singgah di Sri Lanka sebelum memasuki perairan Indonesia melalui ALKI I di perairan Bangka.
  • Sesudah masuk wilayah Indonesia, Garibaldi dikawal ketat oleh KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.
  • Garibaldi dibangun galangan kapal Fincantieri di Monfalcone, Italia, dimulai 1981, diluncurkan 1983, dan bertugas sejak 1985.
  • Selama lebih dari empat dekade, Garibaldi terlibat dalam operasi militer dan kemanusiaan di Somalia, Kosovo, Afghanistan, dan Libya.
  • Sebelum diserahkan ke Indonesia, Garibaldi menjalani program modernisasi menyeluruh di Taranto, Italia.
  • Dek penerbangan Garibaldi sepanjang 174 meter dilengkapi fasilitas ski jump berkemiringan 6,5 derajat.
  • Dalam konfigurasi tempur maksimal, Garibaldi mampu membawa 16 pesawat Harrier II dan dua helikopter SAR.
  • Kapal ini dapat dikonfigurasi ulang untuk mengangkut sekitar 18 helikopter sesuai kebutuhan misi.
  • Garibaldi ditopang empat turbin gas CODAG berkekuatan 81.000 horse power dan mampu melaju hingga 30 knot.
  • Pada kecepatan jelajah 20 knot, Garibaldi mampu berlayar hingga 7.000 mil laut tanpa perlu pengisian ulang bahan bakar.
  • Untuk pertama kalinya, TNI AL memiliki kapal operasional yang mampu mengangkut pesawat tempur dan helikopter secara bersamaan.
Tagar Terkait
#tni al#kapal induk#pertahanan#italia#giuseppe garibaldi#tanjung priok#dermaga 107
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya