Beranda Minggu, 20 September 2026

!online

Tekno Negatif

Meneliti Batuan, Malah Menemukan Gigi Mastodon

Selasa, 15 September 2026, 07:03 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Brigid Lynch, ahli geomorfologi di kawasan pegunungan San Francisco Bay Area, menemukan fosil gigi mastodon Pasifik sepanjang 23 sentimeter dalam kondisi baik saat tengah mengerjakan proyek restorasi habitat katak terancam punah. Fosil tersebut disumbangkan ke Doerr School of Sustainability Universitas Stanford untuk ditentukan usianya dan dibuatkan replika tiga dimensi sebagai media edukasi masyarakat. Menurut pakar paleontologi, fosil mastodon cukup sering ditemukan di Amerika Utara karena hewan tersebut berkeliaran di benua itu hingga sekitar 10.000 hingga 12.000 tahun lalu.

Poin-Poin Utama

  • Brigid Lynch menemukan fosil gigi mastodon Pasifik di kawasan pegunungan San Francisco Bay Area, Amerika Serikat.
  • Lynch adalah ahli geomorfologi di lembaga Balance Hydrologics.
  • Penemuan terjadi saat ia mengerjakan proyek restorasi habitat katak berkaki merah California yang terancam punah.
  • Lokasi penemuan berada di kawasan konservasi Midpeninsula Regional Open Space District, San Mateo County.
  • Gigi fosil ditemukan tergeletak di tengah sungai, setengah terendam dan setengah di permukaan air.
  • Fosil gigi mastodon disumbangkan ke Doerr School of Sustainability, Universitas Stanford.
  • Kondisi gigi fosil sangat bagus dengan bagian mahkota dan akar yang utuh.
  • Panjang gigi mastodon Pasifik tersebut adalah 23 sentimeter.
  • Tim Doerr School of Sustainability akan menentukan usia pasti fosil tersebut.
  • Tim juga berencana membuat replika tiga dimensi dari fosil gigi mastodon.
  • Otoritas distrik menyambut baik penemuan dan akan menggunakan replika untuk edukasi masyarakat.
  • Mastodon adalah spesies hewan purba yang menyerupai gajah dan telah punah.
  • Spesies mastodon berkeliaran di Amerika Utara hingga sekitar 10.000 hingga 12.000 tahun lalu.
  • Fosil mastodon cukup sering ditemukan di Amerika Utara.
  • Penemuan fosil sering terjadi ketika seseorang berada di tempat yang tepat secara kebetulan.
Tagar Terkait
#amerika serikat#mastodon#fosil#paleontologi#san francisco#universitas stanford#geomorfologi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya