Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Internasional Negatif

Mahalnya Sebuah Kompromi

Rabu, 16 September 2026, 06:04 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Ukraina yang berkepanjangan sulit diakhiri karena harga kompromi terlalu mahal bagi kedua pihak. Isu wilayah Donbas yang kaya sumber daya strategis seperti batubara dan mineral kritis menjadi hambatan utama dalam setiap perundingan. Perdamaian sulit tercapai selama masing-masing pihak menilai bahwa biaya mengalah lebih tinggi daripada melanjutkan perang.

Poin-Poin Utama

  • Perang Rusia-Ukraina bermula pada 2014.
  • Invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina terjadi pada 24 Februari 2022.
  • Perundingan pertama berlangsung di Minsk, Belarus, pada 2022.
  • Perundingan kemudian berlanjut di Istanbul, Turki.
  • Amerika Serikat memediasi perundingan pada 2026.
  • Donbas terdiri dari Donetsk dan Luhansk, dua oblast di Ukraina timur.
  • Donbas merupakan pusat industri dan pertambangan yang strategis bagi Ukraina.
  • Rusia menuntut penguasaan penuh atas Donbas sebagai salah satu syarat mengakhiri perang.
  • Sloviansk dan Kramatorsk merupakan bagian penting dari pertahanan Ukraina di timur.
  • Donbas dikenal sebagai kawasan pusat batubara dan industri berat.
  • Ukraina memiliki sumber daya strategis seperti litium, grafit, titanium, mangan, uranium, dan mineral tanah jarang.
  • Sebagian deposit mineral penting berada di wilayah timur yang kini diduduki Rusia.
  • Mineral kritis tersebut sangat berharga untuk teknologi energi terbarukan.
  • Ukraina memandang mundur dari Donbas sebagai risiko terhadap kedaulatan dan keamanan.
  • Rusia harus menanggung biaya perang yang sangat besar untuk mempertahankan penguasaan di Donbas.
Tagar Terkait
#perang rusia ukraina#donbas#kedaulatan wilayah#negosiasi damai#donetsk#luhansk#crimea
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya