Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Netral

BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca, Kurangi Konsentrasi Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026, 11:30 WIB Sumber: Tribun News Dibaca 1 kali
Ukuran:

BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi konsentrasi abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menggunakan dua teknik, yakni stimulus hujan saat ada awan dan penyebaran water mist saat tidak ada awan. Operasi ini bertujuan agar abu vulkanik tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan perhubungan di kawasan Banten dan Lampung. BNPB juga mendistribusikan kebutuhan logistik dasar dan masker kepada warga di sekitar wilayah terdampak.

Poin-Poin Utama

  • BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meminimalisir dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Erupsi awal Gunung Anak Krakatau terjadi pada 4 September 2026 pukul 23.23 WIB.
  • OMC menggunakan dua teknik sesuai kondisi: Kondisi A (dengan awan) dan Kondisi B (tanpa awan).
  • Teknik Kondisi A menggunakan stimulus hujan untuk mengurangi abu vulkanik.
  • Teknik Kondisi B menggunakan water mist untuk mengurangi partikel abu berbahaya.
  • Tujuan OMC adalah mengurangi konsentrasi abu vulkanik agar tidak mengganggu aktivitas dan perhubungan.
  • Kepala BNPB adalah Letjen TNI Dr. Suharyanto.
  • Konferensi pers BNPB disiarkan daring pada 6 September 2026.
  • Tim advance BNPB mengirimkan 10 personel untuk asesmen cepat di Banten dan Lampung.
  • BNPB memastikan kesiapan sirine, rambu evakuasi, dan rencana kontinjensi.
  • BNPB也开始分发基本生活物资和非生活类物资。
  • BNPB mendistribusikan masker kepada masyarakat di kawasan pesisir Banten dan Lampung.
  • OMC dilaksanakan mulai 6 September 2026 hingga malam hari.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#erupsi#bnpb#indonesia#modifikasi cuaca#suharyanto
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Tribun News.

Buka Sumber di Tribun News

Warta Terkini Lainnya