Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Politik Negatif

Persaingan Senjata di Angkasa Luar

Jumat, 18 September 2026, 09:05 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Amerika Serikat secara resmi mengumumkan telah menempatkan sistem persenjataan di angkasa luar melalui pernyataan Sekretaris Angkatan Udara AS Troy Meink pada September 2026. Pengumuman ini bukanlah kejutan karena persaingan senjata di angkasa luar memang sudah berlangsung di antara AS, Rusia, dan China, yang masing-masing mengembangkan sistem pencegahan rudal, senjata nuklir, serta teknologi pelumpuhan satelit. Meskipun Traktat Angkasa Luar 1967 melarang penempatan senjata nuklir dan pemusnah massal di luar angkasa, kenyataan menunjukkan bahwa angkasa luar kini berubah menjadi medan persaingan militer negara-negara besar, padahal seharusnya dijadikan ruang bersama untuk perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.

Poin-Poin Utama

  • Amerika Serikat telah menempatkan sistem persenjataan di angkasa luar.
  • Pengumuman disampaikan oleh Sekretaris Angkatan Udara AS Troy Meink.
  • Penyampaian dilakukan dalam acara Air and Space Cyber Conference di dekat Washington DC.
  • Konferensi berlangsung pada Senin, 14 September 2026.
  • Persaingan senjata di angkasa luar melibatkan Amerika Serikat, Rusia, dan China.
  • Angkasa luar telah menjadi ruang strategis militer bagi berbagai negara.
  • Traktat Angkasa Luar ditandatangani pada tahun 1967.
  • Traktat Angkasa Luar melarang penempatan senjata nuklir dan senjata pemusnah massal di angkasa.
  • Traktat tersebut menyatakan tidak boleh ada negara yang menguasai angkasa luar.
  • Traktat menegaskan kegiatan di angkasa luar harus diarahkan bagi kepentingan semua negara.
  • Amerika Serikat membangun sistem Golden Dome untuk pencegahan serangan rudal.
  • Golden Dome dirancang untuk menghancurkan rudal musuh yang melintas di angkasa.
  • Rusia diduga mengembangkan persenjataan nuklir di angkasa untuk menghancurkan satelit musuh.
  • China ditengarai mengembangkan sistem pelumpuh satelit musuh.
  • Pelumpuhan satelit dapat dilakukan melalui pendekatan kinestetik maupun non-kinestetik.
Tagar Terkait
#amerika serikat#rusia#china#militer#satelit#senjata angkasa luar#perlombaan senjata#traktat angkasa luar#golden dome
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya