Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Daerah Netral

PAD Manggarai Turun, fraksi Perindo Minta APBD 2026 Prioritaskan Layani Masyarakat

Rabu, 16 September 2026, 12:11 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 2 kali
Ukuran:

Pendapatan daerah Manggarai dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 direncanakan meningkat Rp61,67 miliar menjadi Rp1,206 triliun, namun Pendapatan Asli Daerah justru diproyeksikan turun Rp6,71 miliar menjadi Rp121,99 miliar. fraksi Partai Perindo menyoroti penurunan PAD yang mencakup pajak daerah, retribusi, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah. Siprianus Jangka meminta Pemerintah Daerah memastikan setiap potensi pendapatan dihitung secara cermat dan dikelola secara optimal agar perubahan target bukan sekadar penyesuaian dari target yang tidak realistis.

Poin-Poin Utama

  • Pendapatan daerah Manggarai dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 direncanakan meningkat Rp61,67 miliar atau 5,33 persen.
  • Pendapatan daerah Manggarai naik dari Rp1,145 triliun pada APBD induk menjadi Rp1,206 triliun.
  • PAD Manggarai diproyeksikan turun Rp6,71 miliar atau 5,21 persen menjadi Rp121,99 miliar.
  • Penurunan PAD Manggarai mencakup pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, serta lain-lain PAD yang sah.
  • Fraksi Partai Perindo menyoroti penurunan PAD dalam Sidang Paripurna Rancangan Perubahan APBD 2026.
  • Siprianus Jangka adalah Anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari fraksi Partai Perindo.
  • Siprianus Jangka mengingatkan agar perubahan target PAD bukan sekadar penyesuaian dari target yang tidak realistis.
  • Siprianus Jangka menyatakan potensi pendapatan daerah harus dihitung secara cermat.
  • Siprianus Jangka menuntut potensi pendapatan daerah dikelola secara optimal.
  • Pandangan Siprianus Jangka disampaikan pada Sidang Paripurna tanggal 16 September 2026.
Tagar Terkait
#ntt#apbd 2026#pad manggarai#fraksi perindo#dprd manggarai#kemandirian fiskal
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya