Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Rabu, 16 September 2026, 15:10 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Lulusan pendidikan vokasi tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan teknis, melainkan juga dituntut mampu beradaptasi, membangun jejaring, bekerja lintas sektor, serta mengubah kompetensi menjadi karya dan peluang ekonomi. Sekolah Vokasi Universitas Terbuka memperkuat hubungan dengan dunia kerja melalui nota kesepahaman dengan berbagai mitra serta menyesuaikan kompetensi mahasiswa dengan kebutuhan industri dan perkembangan ekonomi kreatif. Pendidikan vokasi perlu memperluas ukuran kesiapan lulusan agar tidak hanya menguasai kompetensi teknis tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi menjadi inovasi dan kontribusi ekonomi.

Poin-Poin Utama

  • Talenta vokasi dituntut mampu beradaptasi, membangun jejaring, dan bekerja lintas sektor.
  • Talenta vokasi perlu mengubah kompetensi menjadi karya dan peluang ekonomi.
  • Muhammad Yunus adalah Direktur Sekolah Vokasi Universitas Terbuka.
  • Seminar Nasional Sekolah Vokasi UT 2026 diselenggarakan di UTCC, Tangerang Selatan.
  • Seminar berlangsung pada tanggal 15 September 2026.
  • Tema seminar adalah "Learn, Link, Lead: Empowering Vocational Talent through Academia–Industry Collaboration".
  • Sekolah Vokasi UT menandatangani nota kesepahaman dan nota kesepakatan dengan sejumlah mitra.
  • Kerja sama mencakup pengembangan kompetensi, pembelajaran berbasis praktik, dan penguatan jejaring industri.
  • Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menyampaikan keynote speech dalam seminar tersebut.
  • Topik keynote speech adalah "Vokasi Meets Creative Economy: Dari Kompetensi Menjadi Kreasi dan Kekuatan Ekonomi".
  • Forum seminar membahas keterhubungan pendidikan vokasi dengan perguruan tinggi, industri, usaha, pemerintah, dan ekonomi kreatif.
  • Penguasaan kompetensi teknis tetap menjadi dasar kesiapan lulusan vokasi.
  • Kemampuan beradaptasi dan membangun jejaring turut menentukan ruang kontribusi talenta vokasi.
  • Keterampilan teknis perlu dikembangkan menjadi kemampuan menciptakan nilai ekonomi.
  • Talenta vokasi perlu memperluas ukuran kesiapan beyond jalur pekerjaan konvensional.
Tagar Terkait
#industri#ekonomi kreatif#dunia kerja#pendidikan vokasi#keterampilan#sekolah vokasi ut#talenta vokasi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya