Berkurikulum IB, SMA Unggulan Polri Berencana Terima Murid WNA
SMA Kemala Taruna Bhayangkara berpeluang menerima siswa warga negara asing pada tahun ajaran 2027/2028 karena penerapan kurikulum International Baccalaureate dan dukungan fasilitas pendidikan yang lengkap. Rencana penerimaan siswa asing masih dalam tahap persiapan dan akan dilakukan secara bertahap dengan tetap menjunjung tinggi karakter, nilai kebangsaan, serta semangat pengabdian kepada Indonesia. Sekolah berasrama ini merupakan inisiatif Kepala Polri Jenderal Listyo Prabowo sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Poin-Poin Utama
- SMA Kemala Taruna Bhayangkara berpeluang menerima siswa warga negara asing pada tahun ajaran 2027/2028.
- Sekolah ini memperoleh sertifikasi International Baccalaureate Diploma Programme pada 11 Juni 2026.
- Rencana tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Dirgayuza Setiawan dalam audiensi dengan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
- Audiensi berlangsung di Ruang Kerja Wakapolri, Mabes Polri, Jakarta, pada 16 September 2026.
- Siswa asing dapat diterima di kelas 10, 11, maupun 12.
- Jalur khusus dirancang untuk putra-putri diplomat atau atase kepolisian yang bertugas di Indonesia.
- Rencana penerimaan siswa asing masih berada dalam tahap persiapan.
- Persiapan memerlukan penyesuaian anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, keputusan yayasan, serta pemenuhan ketentuan regulasi.
- Kadiv humas Polri Inspri Jenderal Pol. Johnny Eddizon Isir menyatakan internasionalisasi akan dilakukan secara bertahap.
- Saat ini sebanyak 296 siswa dari Angkatan I dan II telah mengikuti pendidikan berasrama di SMA KTB.
- SMA KTB dirintis oleh Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Listyo Prabowo.
- Sekolah ini merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
- Kurikulum IB dipadukan dengan Kurikulum Nasional untuk memperkuat karakter dan nilai kebangsaan.
- Kampus SMA KTB memiliki 24 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, gedung teater, gymnasium, kolam renang, lapangan sepak bola, ruang makan, serta asrama.
- Pengembangan karakter di sekolah ini mencakup kepemimpinan, berpikir kritis, sains, teknologi, kecerdasan buatan, pengkodean, literasi digital, dan wawasan global.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.