Waspada, 9 Kecamatan di Jakarta Rawan Pergeseran Tanah
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi gerakan tanah di 9 kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur hingga September 2026. Sembilan kecamatan tersebut meliputi Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Pesanggrahan, Kramatjati, dan Pasar Rebo yang masuk dalam Zona Menengah kerentanan gerakan tanah berdasarkan peta PVMBG dan BMKG. BPBD DKI Jakarta meminta aparatur pemerintah dan warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gerakan tanah akibat curah hujan di atas normal.
Poin-Poin Utama
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi gerakan tanah hingga akhir September 2026.
- Peringatan berlaku untuk sembilan kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
- Peringatan berdasarkan peta pemantauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
- Seluruh kecamatan terdampak berada dalam Zona Menengah potensi gerakan tanah.
- Tujuh kecamatan di Jakarta Selatan terdampak, yaitu Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.
- Dua kecamatan di Jakarta Timur terdampak, yaitu Kramatjati dan Pasar Rebo.
- Zona Menengah memiliki tingkat kerentanan sedang terhadap gerakan tanah.
- Risiko gerakan tanah dapat meningkat drastis jika curah hujan melampaui batas normal.
- Gerakan tanah pada Zona Menengah berpotensi terjadi jika curah hujan di atas normal.
- Daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau lereng mengalami gangguan sangat berisiko.
- BPBD DKI Jakartaimbau seluruh aparatur pemerintah wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
- BPBD DKI Jakartaimbau warga di sembilan kecamatan untuk tetap mengantisipasi potensi gerakan tanah saat curah hujan di atas normal.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.