J&T Express Daur Ulang Seragam Kurir Jadi Merchandise Kit
J&T Express mengolah kembali seragam kurir yang sudah tidak digunakan menjadi produk merchandise seperti pouch, reusable bag, bag charm, dan notebook cover melalui program J&T Express Sustainability Impact Program. Dalam program ini, J&T Express bermitra dengan Liberty Society untuk memproses 146 kg limbah tekstil menjadi merchandise kit, menghindari sekitar 1,25 ton emisi CO₂e, dan menciptakan 1.488 jam kerja produktif bagi perempuan perajin dari komunitas marginal.
Poin-Poin Utama
- J&T Express merupakan perusahaan pengiriman berskala global yang telah beroperasi selama 11 tahun.
- J&T Express menjalankan program keberlanjutan bernama J&T Express Sustainability Impact Program (J&T SIP).
- Program ini mengolah seragam kurir yang sudah tidak digunakan menjadi produk baru.
- Produk hasil daur ulang meliputi pouch, tas dapat digunakan kembali, gantungan tas, dan sampul notes.
- J&T Express bermitra dengan Liberty Society, usaha sosial bersertifikasi B Corp.
- Sebanyak 146 kg limbah tekstil berhasil diolah melalui program ini.
- Proses daur ulang diperkirakan menghindari emisi CO₂e sebanyak 1,25 ton.
- Jumlah emisi yang dihindari setara dengan perjalanan mobil berbahan bakar bensin sejauh sekitar 5.000 kilometer.
- Kolaborasi dengan Liberty Society menciptakan sekitar 1.488 jam kerja produktif.
- Perempuan perajin dari komunitas marginal dilibatkan dalam proses produksi.
- Brand Manager J&T Express Herline Septia menyampaikan keterangannya pada Kamis (17/9/2026).
- Program ini mendukung pemberdayaan komunitas dan mengurangi dampak lingkungan.
- J&T Express menghubungkan masyarakat melalui pengiriman barang dari pintu ke pintu.
- Perusahaan memandang seragam sebagai bagian dari keseharian kurir yang berinteraksi langsung dengan pelanggan.
- Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam berwirausaha secara bertanggung jawab.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.