17 Pelajar Jakarta Ubah Kain Perca Jadi Peta Indonesia dan Karya Fashion untuk Amal Inklusi
17 pelajar dari lima sekolah di Jakarta mengubah kain perca menjadi peta Indonesia berukuran 2,5 × 1,5 meter melalui proyek Weaving Nusantara. Karya kolaboratif ini dipamerkan dalam bazar Style Avenue KKB BNI di ICE BSD, Tangerang Selatan, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan penggalangan dana untuk Yayasan Wisma Cheshire Indonesia yang mendampingi penyandang disabilitas.
Poin-Poin Utama
- Sebanyak 17 pelajar dari lima sekolah di Jakarta menciptakan karya kolaboratif bernama Weaving Nusantara.
- Kain perca yang berpotensi menjadi limbah diolah menjadi peta Indonesia berukuran 2,5 meter × 1,5 meter.
- Para pelajar juga menghasilkan karya fashion dari kain perca hasil daur ulang.
- Proyek ini merupakan rangkaian kegiatan amal untuk mendukung penyandang disabilitas.
- Karya peta Indonesia dipamerkan dalam program Style Avenue di ICE BSD, Tangerang Selatan.
- Para pelajar mengumpulkan dan merangkai potongan kain di rumah masing-masing selama berbulan-bulan.
- Sekolah yang terlibat meliputi ACS Jakarta, Jakarta Intercultural School, British School Jakarta, Santa Ursula BSD, dan Sekolah Murid Merdeka.
- Para pelajar berasal dari sekolah dengan lingkungan dan kalender akademik berbeda.
- Style Avenue merupakan bazar mode dan gaya hidup yang diselenggarakan KKB BNI.
- Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian BNI wondrX 2026.
- Proyek ini memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
- Kegiatan ini juga memperingati HUT ke-80 BNI.
- Dana yang terkumpul disumbangkan kepada Yayasan Wisma Cheshire Indonesia.
- Yayasan Wisma Cheshire Indonesia mendampingi penyandang disabilitas.
- Howard Alvias menjabat sebagai Project Director Weaving Nusantara.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.