Melacak Riwayat Janggal KMP Virgo
Kokura. Melalui citra satelit, kapal dengan ciri tulisan Ishizaki dan lantai geladak hijau terdeteksi sandar di dermaga jetty KTU Shipyard, Batam, dengan modifikasi penambahan pintu rampa di sisi kanan. KMP Virgo berganti bendera dari Jepang ke Mongolia sejak Juni 2025, kemudian ke Indonesia sejak April 2026, dan terindikasi singgah di Batam hampir satu tahun padahal berusia 38 tahun, padahal Permendag Nomor 24 Tahun 2025 membatasi impor kapal ukuran 4.000-5.000 gross ton maksimal berumur 25 tahun.
Poin-Poin Utama
- KMP Virgo sebelumnya bernama Feri Kurushima dan beroperasi sebagai kapal penyeberangan di Jepang.
- Feri Kurushima menghubungkan Pelatihan Matsuyama dan Pelatihan Kokura di Jepang.
- Ciri utama KMP Virgo adalah tulisan Ishizaki di bagian lambung kapal.
- Lantai geladak kapal berwarna hijau dengan satu cerobong asap berwarna oranye kemerahan.
- Citra satelit Google Earth Pro menangkap KMP Virgo di dermaga jetty KTU Shipyard, Batam, pada Oktober 2025.
- Panjang kapal kurang lebih 120 meter dan lebar kurang lebih 20 meter.
- Di KTU Shipyard, kapal hanya dimodifikasi dengan penambahan pintu rampa di bagian samping.
- Kapal tidak dinaikkan ke dock sehingga tidak dilakukan perbaikan besar.
- Data IHS Maritime mencatat kapal mulai berbendera Mongolia setidaknya sejak Juni 2025.
- KMP Virgo tercatat berbendera Indonesia sejak April 2026.
- Kapal berlayar dari Jepang ke Batam dari 1 Juli 2025 hingga 5 Maret 2026.
- Kapal terindikasi berada di Batam hampir selama satu tahun.
- KMP Virgo dan kembarannya Feri Hayatomo 2 dibangun di galangan kapal yang sama di Jepang pada 1987.
- Feri Hayatomo 2 telah dicincang menjadi besi bekas di Chittagong, Bangladesh, pada 2024.
- Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2025 membatasi impor kapal ukuran 4.000 hingga 5.000 gross ton maksimal berumur 25 tahun.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.