Diduga Protes soal Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Warga
Sebagian warga mengunci ruang kantor Bupati Bekasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggunakan gembok dan rantai besi sebagai bentuk protes terhadap hasil seleksi bakal calon kepala desa yang tidak lolos. Kepolisian Resor Metro Bekasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan membuka segel tersebut, dengan menyatakan aksi tersebut masih dikategorikan sebagai spontanitas dan menunggu laporan resmi dari pemerintah daerah. Pihak kepolisian menyarankan pihak yang keberatan untuk menempuh mekanisme pengaduan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Poin-Poin Utama
- Ruang kantor Bupati Bekasi dan kantor DPMD digembok warga pada Jumat 18 September sore.
- Penyegelan dilakukan menggunakan rantai besi dan gembok.
- Kepolisian Resor Metro Bekasi langsung melakukan olah TKP meskipun belum ada laporan resmi.
- Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo memastikan petugas sudah bergerak ke lokasi setelah mengetahui aksi penyegelan.
- Petugas membuka segel yang terpasang di pintu kaca utama kantor DPMD Kabupaten Bekasi.
- Aksi gembok diduga berkaitan dengan hasil seleksi bakal calon kepala desa yang tidak masuk lima besar.
- Pendukung calon yang tidak lolos meminta penundaan pemilihan dan agar calon mereka tetap diikutsertakan.
- Sejumlah calon yang tidak lolos telah bergabung dengan calon lain.
- Polisi masih menunggu laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk penanganan lebih lanjut.
- Kejadian tersebut untuk sementara dikategorikan sebagai aksi spontanitas.
- Dalam video beredar, seorang pria mengenakan topi hitam terlihat membelitkan rantai di gagang pintu kantor DPMD.
- Suara warga dalam video terdengar meminta orang di dalam gedung keluar melalui pintu belakang.
- Polisi membuka ruang bagi pihak yang merasa dirugikan untuk melaporkan kejadian tersebut.
- Polisi menyatakan terdapat mekanisme pengaduan yang dapat digunakan terkait keberatan hasil seleksi.
- Andi Oddang menyatakan pihak yang tidak terima seharusnya menggunakan mekanisme pengaduan sesuai peraturan, bukan menyegel kantor.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.