Bank BSN dan MBC Kembangkan Ekosistem Keuangan Berbasis Emas
Bank BSN bekerja sama dengan PT Mentari Bayt Coin dalam penyediaan produk emas batangan dan mekanisme pembelian kembali untuk mengembangkan layanan keuangan berbasis emas sesuai prinsip syariah. Emas yang disediakan memiliki kemurnian 99,99 persen dengan sertifikasi Standar Nasional Indonesia dan tersedia dalam denominasi 1 gram hingga 100 gram melalui portal digital MBC. Kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan serta mendukung pergerakan ekonomi di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.
Poin-Poin Utama
- PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) bekerja sama dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC) dalam penyediaan produk emas dan mekanisme pembelian kembali.
- Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Sabtu, 19 September 2026, di Ballroom SM Tower Malioboro, Yogyakarta.
- Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Grand Launching MBC Gold.
- Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan kerja sama membuka peluang pengembangan produk dan layanan berbasis emas bagi masyarakat.
- Bank BSN bermaksud melengkapi kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.
- Emas telah lama digunakan masyarakat Indonesia sebagai instrumen menjaga nilai aset.
- MBC menyediakan emas batangan dengan kemurnian 99,99 persen.
- Emas batangan MBC memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).
- Produk emas tersedia dalam denominasi 1 gram hingga 100 gram.
- Bank BSN dapat memesan gramasi khusus sesuai kebutuhan.
- Transaksi business-to-business (B2B) didukung portal digital MBC.
- Bank BSN dapat memantau harga secara real-time melalui portal digital MBC.
- Bank BSN dapat menerbitkan purchase order, memproses pembayaran, melacak pengiriman, dan memvalidasi keaslian produk melalui pemindaian kode QR.
- Pengembangan bisnis emas MBC mencakup penjualan langsung, cicilan emas, dan tabungan emas.
- Layanan emas MBC dapat disinergikan dengan Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dan kesehatan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.