Beranda Selasa, 22 September 2026

!online

Bencana Netral

Menhut dan Kepala BNPB berkantor di Kalteng kawal penanganan karhutla

Senin, 21 September 2026, 23:04 WIB Sumber: Antara News Dibaca 1 kali
Ukuran:

Menhut Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Suharyanto akan berkantor di Kalimantan Tengah untuk mengawal langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan, terutama operasi modifikasi cuaca demi menurunkan hujan dan membuka cuaca dari kabut asap. Langkah ini merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat, di tengah kondisi kabut asap yang belum surut dan munculnya titik kebakaran baru setiap hari. Pesawat OMC akan dioperasikan dari Bandara Syamsudin Noor dan Pangkalan Bun setelah sebelumnya tidak dapat beroperasi dari Bandara Cilik Riwut akibat jarak pandang rendah.

Poin-Poin Utama

  • Menhut Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Suharyanto berkantor di Kalimantan Tengah untuk mengawal penanganan karhutla.
  • Kedua pejabat juga mengawal operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai upaya pemadaman karhutla.
  • Perintah Presiden Prabowo Subianto adalah meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat.
  • Kalteng mengalami kabut asap dan belum turun hujan selama sekitar sepekan terakhir.
  • Luas lahan terbakar di wilayah Kalteng sebelumnya tercatat sekitar 180 hektare.
  • Satuan tugas pemadaman darat mampu memadamkan sekitar 150 hektare setiap hari.
  • Sekitar 30 hektare lahan terbakar masih dalam proses pemadaman.
  • Setiap hari muncul titik-titik kebakaran baru dan lahan gambut yang sudah padam bisa kembali menyala.
  • Kabut asap menjadi tantangan karena tidak ada teknologi yang mampu menghilangkan asap secara langsung.
  • Angin dan hujan merupakan dua faktor alam yang dapat membantu mengurai kabut asap.
  • Satu pesawat OMC di Bandara Cilik Riwut tidak dapat beroperasi karena jarak pandang rendah.
  • Operasi OMC akan dipindahkan ke Bandara Pangkalan Bun dan Bandara Syarif Kasim II mulai malam berikutnya.
  • Pemindahan operasi OMC mempertimbangkan potensi hujan berdasarkan prediksi BMKG.
Tagar Terkait
#karhutla#bnpb#kebakaran hutan#modifikasi cuaca#kabut asap#kalimantan tengah#kementerian kehutanan#suharyanto#raja juli antoni
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya