7 Fakta Ilmiah Gunung Krakatau yang Bikin Penghuni Bumi Ketakutan
Letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 merupakan letusan gunung berapi terbesar pada masanya, mengeluarkan ribuan ton material berupa batu, lumpur, dan debu yang suaranya terdengar ribuan mil jauhnya, serta menimbulkan tsunami setinggi 40-42 meter yang menewaskan sekitar 34.000 orang. Dampak letusan tersebut tercatat bahkan hingga alat pengukur pasang surut di Semenanjung Arab lebih dari 11.000 kilometer jauhnya. Hujan abu dan gas vulkanik juga mengubah cuaca secara global, menyebabkan suasana hari menjadi kelam, suhu turun, serta memberikan dampak signifikan bagi lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat di banyak wilayah.
Poin-Poin Utama
- Letusan Krakatau 1883 merupakan letusan gunung berapi terbesar pada masanya.
- Letusan mengeluarkan ribuan ton material berupa batu, lumpur, dan debu.
- Suara letusan terdengar ribuan mil jauhnya.
- Tsunami mencapai ketinggian gelombang maksimum 40 meter.
- Letusan menewaskan sekitar 34.000 orang.
- Alat pengukur pasang surut di Semenanjung Arab, lebih dari 11.000 kilometer jauhnya, tercatat mencatat peningkatan ketinggian gelombang.
- Hujan abu menyebabkan suasana hari menjadi kelam dan suhu turun.
- Hujan abu dan gas vulkanik mengubah cuaca di bumi secara signifikan.
- Dampak letusan meliputi lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat di banyak wilayah.
- Gelombang tsunami tertinggi tercatat di Merak.
- Tsunami merambah hingga 34 kilometer ke pedalaman.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.