DJPb Dorong Pemda Perkuat Sektor Perkebunan Jadi Penggerak Ekonomi Jambi
Kanwil DJPb Provinsi Jambi mendorong pemerintah daerah memperkuat sektor perkebunan kelapa dan kelapa Sawit sebagai penggerak ekonomi daerah. Jambi memiliki potensi besar dengan luas lahan kelapa mencapai 58 ribu hektare dan areal kelapa Sawit seluas 1.135.357 hektare. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, diperlukan peningkatan produktivitas, adopsi teknologi, hilirisasi, serta penguatan rantai pasok melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan kelompok tani.
Poin-Poin Utama
- Kanwil DJPb Provinsi Jambi mendorong pemerintah daerah memperkuat sektor perkebunan.
- Komoditas kelapa dan kelapa Sawit menjadi fokus penguatan sektor perkebunan Jambi.
- Sektor perkebunan diarahkan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jambi.
- Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jambi adalah Adnan Wimbyarto.
- Jambi memiliki potensi perkebunan sangat besar dari sisi luas areal maupun volume produksi.
- Strategi penguatan meliputi produktivitas, kualitas SDM, kelembagaan petani, adopsi teknologi, hilirisasi, dan penguatan rantai pasok.
- Perkebunan kelapa Sawit dan kelapa merupakan penopang perekonomian Jambi.
- Pengembangan industri hilir diperlukan untuk memperbesar nilai tambah komoditas perkebunan.
- Rantai distribusi komoditas perkebunan di Jambi masih perlu diperbaiki.
- Harga kelapa di daerah produksi dan perkotaan menunjukkan perbedaan yang signifikan.
- Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan kelompok tani diperlukan.
- Industri turunan kelapa, termasuk pemanfaatan sabut kelapa, menjadi peluang yang dikaji.
- Luas lahan kelapa di Jambi mencapai 58 ribu hektare.
- Produksi kelapa di Jambi per tahun sekitar 51 ribu ton.
- Luas areal perkebunan kelapa Sawit Jambi menurut data BPS 2024 mencapai 1.135.357 hektare.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.