8 Jam Terakhir Sutrimo Terekam CCTV hingga Berhenti di Klinik Mordent
Polda Metro Jaya mengungkap rekaman CCTV yang melacak pergerakan Sutrimo selama kurang lebih delapan jam sebelum jenazahnya ditemukan di Klinik Mordent, Kramat Pela, Jakarta Selatan. Terdapat jeda sekitar 3,5 jam tanpa rekaman CCTV di area Klinik Mordent tempat Sutrimo ditemukan meninggal dunia, sehingga polisi memfokuskan penyidikan pada kondisi jenazah dan berencana melakukan ekshumasi untuk mengungkap fakta kematian korban.
Poin-Poin Utama
- Rekaman CCTV melacak pergerakan Sutrimo selama kurang lebih delapan jam.
- Sutrimo ditemukan meninggal dunia di kawasan Kramat Pela, Jakarta Selatan.
- Jenazah Sutrimo dibawa ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring pada Kamis, 23 Juli 2026 pagi.
- AKP Dewa Anom Danujaya dari Direskrimum PMJ menyampaikan perkembangan penyidikan.
- Motor Sutrimo mengalami kendala di depan Klinik SAS pada pukul 21.20 WIB, 22 Juli 2026.
- Teman Sutrimo membantu mendorong motor Honda Supra di lokasi kejadian.
- Sutrimo terpantau mengendarai motor Jupiter merah pada dini hari, 23 Juli 2026.
- Sutrimo keluar dari Klinik Mordent pada pukul 00.37 WIB.
- Sutrimo beberapa kali melintas menggunakan motor NMAX B 4184 SJK.
- Sutrimo berhenti di warung Pecel Lele Sambal Setan pada pukul 03.11 WIB.
- Sutrimo dan temannya meninggalkan warung setelah sekitar 27 menit.
- Sutrimo kembali ke Jalan Kramat Pela dan berhenti di lokasi kejadian pada pukul 05.30 WIB.
- Ambulans tiba di lokasi kejadian pada pukul 08.53 WIB.
- Ambulans tiba di RS Muhammadiyah Taman Puring pada pukul 09.08 WIB.
- Ada jeda rekaman CCTV selama sekitar 3,5 jam di area Klinik Mordent tempat Sutrimo ditemukan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.