Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Netral

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Bus dan Kereta Jadi Alternatif Transportasi

Minggu, 6 September 2026, 15:30 WIB Sumber: Tribun News
Ukuran:

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan sebaran abu vulkanik yang mengganggu penerbangan, sehingga pemerintah menyiapkan moda transportasi alternatif seperti kereta api, bus, dan kapal laut. Menhub Dudy Purwagandhi himbau masyarakat dan pelaku usaha yang selama ini mengandalkan transportasi udara untuk beralih ke moda transportasi darat, laut, maupun kereta api yang belum terdampak. Pemerintah terus memantau perkembangan erupsi dengan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menentukan kelayakan operasional transportasi.

Poin-Poin Utama

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan akibat sebaran abu vulkanik.
  • Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan masyarakat dapat menggunakan moda transportasi alternatif.
  • Moda transportasi alternatif meliputi kereta api, bus, dan kapal laut.
  • Kereta api di Pulau Jawa menjadi alternatif utama bagi perjalanan udara.
  • Transportasi darat berupa bus juga disiapkan sebagai opsi.
  • Transportasi laut sejauh ini belum terdampak erupsi.
  • Pernyataan disampaikan dalam Konferensi Pers virtual, Minggu (6/9/2026).
  • Pelaku usaha yang bergantung pada penerbangan dapat mengalihkan pengangkutan barang.
  • Pemerintah terus memantau perkembangan erupsi dan potensi dampaknya.
  • Keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelayakan operasi transportasi.
  • Jika gangguan penerbangan berlangsung lama, pemerintah akan menyesuaikan langkah.
  • Jika moda transportasi lain memungkinkan, akan digunakan untuk melayani masyarakat.
  • Pemindahan ke moda transportasi darat, laut, maupun kereta api telah dihimbaukan.
  • Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi yang memicu gangguan penerbangan.
  • Tidak ada transportasi yang dipaksakan beroperasi jika kondisi membahayakan.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#erupsi anak krakatau#transportasi darat#menhub dudy purwagandhi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Tribun News.

Buka Sumber di Tribun News

Warta Terkini Lainnya