MoraRepublic Perkuat Upaya Pemulihan Ekosistem Laut dan Keanekaragaman Hayati di Papua
MoraRepublic melalui program MoraRepublic Peduli memperkuat upaya pemulihan ekosistem laut di Papua melalui penanaman 750 bibit karang di Pulau Apimasum dan pelepasliaran 70 ekor tukik di Isenebuai, yang merupakan kelanjutan kerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih sejak 2021. Program yang berlangsung hingga 2026 ini menargetkan perluasan tutupan karang hingga sekitar 390 meter persegi untuk mendukung habitat biota laut dan menjaga fungsi ekosistem pesisir. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen MoraRepublic untuk tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.
Poin-Poin Utama
- MoraRepublic Peduli menjalankan upaya pemulihan ekosistem laut dan pelestarian keanekaragaman hayati di Papua.
- Kawasan kegiatan berada di Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih.
- Sebanyak 750 bibit karang ditanam menggunakan 50 spider web di Pulau Apimasum.
- Sebanyak 70 ekor tukik dilepasliarkan di Isenebuai.
- PT Palapa Timur Telematika merupakan entitas anak usaha MoraRepublic.
- Kerja sama antara PTT dan BBTNTC terjalin sejak 2021.
- Teluk Cenderawasih merupakan salah satu wilayah operasional PTT.
- Sejak 2021, pemulihan terumbu karang telah menghasilkan tutupan sekitar 340 meter persegi.
- Target penambahan pada 2026 diharapkan mencapai total tutupan sekitar 390 meter persegi.
- Terumbu karang menjadi tempat hidup, berlindung, dan mencari makan bagi berbagai biota laut.
- Penambahan area karang bertujuan memperluas ruang hidup bagi biota laut di kawasan tersebut.
- Upaya ini sekaligus menjaga fungsi ekosistem pesisir Teluk Cenderawasih.
- Melanie Dwita Maharani menjabat sebagai Chief People & Culture Officer MoraRepublic.
- Farel Sinaga menjabat sebagai Head of Center of Excellence Department MoraRepublic.
- Program berlangsung dari 2021 hingga 2026 di kawasan Teluk Cenderawasih.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.