Gunung Marapi Padang kembali erupsi pada 1 Oktober 2026
63 pada 2026, terjadi pada 1 Oktober pukul 10.00 WIB dengan amplitudo maksimum 19,5 milimeter dan durasi gempa letusan sekitar 27 detik, meskipun kolom abu tidak teramati secara visual akibat puncak gunung tertutup awan. Abu vulkanik terpantau menyebar ke wilayah Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar, sementara gunung tersebut masih berstatus Level II (Waspada) dengan larangan memasuki radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek. Masyarakat diminta menggunakan masker, membersihkan abu di atap rumah, serta mewaspadai potensi lahar dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah.
Poin-Poin Utama
- Gunung Marapi di Sumatera Barat erupsi pada 1 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB.
- Aktivitas letusan terekam pada seismograf tanpa kolom abu terlihat secara visual.
- Erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum 19,5 milimeter.
- Durasi gempa letusan sekitar 27 detik.
- Sebaran abu vulkanik mengarah ke Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar.
- Erupsi tersebut merupakan kejadian ke-63 sepanjang 2026.
- Gunung Marapi berstatus Level II atau Waspada.
- Masyarakat dilarang memasuki radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek.
- Masyarakat di sekitar lembah dan bantaran sungai diminta mewaspadai potensi lahar.
- Masyarakat diminta menggunakan masker sebagai pelindung dari abu vulkanik.
- Masyarakat diminta menggunakan pelindung mata dan kulit saat hujan abu.
- Masyarakat diminta mengamankan persediaan air bersih.
- Masyarakat diminta membersihkan abu vulkanik yang menumpuk di atap rumah.
- Masyarakat dilarang menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
- Masyarakat diminta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah daerah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.