Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

News Netral

Soetta Ditutup, Kertajati hingga Juanda Disiapkan Jadi Alternatif

Minggu, 6 September 2026, 16:00 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 1 kali
Ukuran:

Kertajati, Ahmad Yani Semarang, dan Juanda Surabaya—akibat penutupan Bandara Soekarno-Hatta karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara-bandara tersebut sejauh ini belum terdampak abu vulkanik dan siap digunakan untuk pendaratan penerbangan dari luar Jawa maupun internasional. Dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah dan Madinah dijadwalkan mendarat di Bandara Kertajati, dengan kondisi yang terus dipantau sebelum setiap penerbangan dilakukan.

Poin-Poin Utama

  • Kementerian Perhubungan menyiapkan tiga bandara alternatif menyusul penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Tiga bandara alternatif meliputi Kertajati (Jawa Barat), Ahmad Yani Semarang, dan Juanda Surabaya.
  • Bandara Kertajati, Ahmad Yani, dan Juanda sejauh ini belum terdampak abu vulkanik.
  • Enam bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Bandara ditutup meliputi Radin Inten II Lampung, Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe, Budiarto Curug Tangerang, dan Husein Sastranegara Bandung.
  • Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan terkait kondisi ruang udara yang terdampak.
  • Dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah dan Madinah dijadwalkan mendarat di Bandara Kertajati.
  • Paper test di Bandara Kertajati menunjukkan bandara belum terdampak dan masih memungkinkan digunakan.
  • Kemenhub meminta maskapai tetap mewaspadai kemungkinan perubahan arah sebaran abu vulkanik.
  • Kondisi setiap bandara akan terus dipantau sebelum penerbangan dilakukan.
  • Kemenhub menawarkan opsi bandara alternatif kepada sejumlah maskapai.
  • Langkah ini memberikan alternatif bagi penumpang yang tetap membutuhkan penerbangan ke Jakarta.
  • Konferensi pers disampaikan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Minggu (6/9/2026).
  • Informasi dampak bandara diperbarui hingga Minggu (6/9/2026) pukul 12.00 WIB.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#anak krakatau#bandara soekarno-hatta#erupsi gunung anak krakatau#erupsi anak krakatau#kemenhub#soekarno-hatta#bandara kertajati
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya