Bocah SD di Pemalang Tewas Dipukuli Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan
Siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berinisial MHA (7 tahun) meninggal dunia diduga akibat mengalami perundungan fisik oleh kakak kelasnya. Polisi Resor Pemalang sedang menyelidiki kasus ini dan telah melakukan autopsi terhadap jenazah MHA melalui Biddokkes Polisi Daerah Jawa Tengah untuk memastikan penyebab kematian. MHA sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Ashari Pemalang sebelum akhirnya meninggal dunia pada 30 September 2026.
Poin-Poin Utama
- MHA berusia 7 tahun dan duduk di kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
- MHA meninggal dunia pada hari Rabu, 30 September 2026.
- MHA diduga menjadi korban perundungan fisik oleh kakak kelasnya.
- Kasus ini dilaporkan keluarga MHA kepada Kasatreskrim Polisi Resor Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar Rela.
- Polisi Resor Pemalang tengah melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan saksi-saksi.
- Penyelidikan juga melibatkan koordinasi dengan dinas dan instansi terkait.
- Biddokkes Polisi Daerah Jawa Tengah telah melakukan autopsi terhadap jasad MHA.
- Hasil autopsi akan menjadi petunjuk dalam proses penyelidikan kasus ini.
- Jika ditemukan unsur pidana, kasus akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.
- MHA menjalani perawatan selama sembilan hari di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Ashari Pemalang.
- Perawatan MHA di rumah sakit dimulai pada 17 September 2026.
- MHA sempat diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah perawatan.
- Tiga hari setelah pulang, MHA meninggal dunia saat akan dibawa kembali ke rumah sakit.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.