Eks Kepsek SMPN di Malang Diduga Aniaya Murid, Korban Capai 20 Orang
Mantan Kepsek SMPN 18 Malang inisial MAH diduga melakukan kekerasan terhadap 20 siswa yang mayoritas laki-laki dan satu siswi perempuan. Kekerasan berupa pukulan dan tamparan yang terjadi pada Kamis 24 September 2026 pagi saat kegiatan salam sapa, dipicu karena ada siswa yang tidak mengenakan pakaian lurik. Dinsos P3APKB Kota Malang telah melakukan asesmen terhadap para siswa dan orang tua untuk mendata seluruh korban.
Poin-Poin Utama
- Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang berinisial MAH dilaporkan terkait dugaan kekerasan terhadap siswa.
- Sebanyak 20 siswa mengaku pernah dipukul dan ditampar oleh pelaku.
- Data korban diperoleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Malang melalui asesmen.
- Sebanyak 19 korban merupakan siswa laki-laki dan satu siswi perempuan.
- Seluruh korban mengalami kekerasan fisik berupa pemukulan dan penamparan.
- Asesmen dilakukan dengan meminta keterangan siswa dan orang tua secara bergantian.
- Peristiwa terjadi pada Kamis 24 September 2026 pagi.
- Kekerasan terjadi saat sekolah menggelar kegiatan salam sapa sebelum siswa masuk kelas.
- Para guru berjajar menyambut siswa sekaligus memeriksa pakaian yang dikenakan.
- Kekerasan bermula ketika kepala sekolah menemukan siswa yang tidak mengenakan pakaian lurik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.