PLTA Batangtoru Perkuat Ketahanan Energi Sumatra Melalui Energi Terbarukan
PT North Sumatera Hydro Energy tengah mengembangkan PLTA Batangtoru di Sumatera Utara dengan kapasitas total 510 MW sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional untuk memperkuat sistem kelistrikan Sumatra melalui energi terbarukan. Pembangkit ini dilengkapi kemampuan Black Start dan skema daily pondage yang memungkinkan respons cepat terhadap gangguan jaringan serta peningkatan daya dalam waktu singkat saat beban puncak. Pengembangan proyek mengedepankan efisiensi lahan melalui saluran air bawah tanah sepanjang 12,2 kilometer serta standar keselamatan ketat berdasarkan penilaian bahaya kegempaan.
Poin-Poin Utama
- PT NSHE mengembangkan PLTA Batangtoru di Sumatera Utara.
- Proyek ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional.
- Kapasitas total PLTA Batangtoru mencapai 510 MW.
- Pembangkit terdiri dari empat unit dengan daya masing-masing 127,5 MW.
- PLTA memanfaatkan potensi aliran Sungai Batangtoru.
- Pembangkit dilengkapi kemampuan Black Start untuk pemulihan mandiri.
- Sistem operasi menggunakan skema daily pondage atau waduk harian.
- PLTA memiliki karakteristik ramping rate tinggi untuk peningkatan daya singkat.
- Saluran air bawah tanah atau head race tunnel sepanjang 12,2 kilometer.
- Seluruh instalasi dirancang berdasarkan penilaian bahaya kegempaan.
- Desain bendungan mendapat persetujuan Menteri Pekerjaan Umum.
- Persetujuan berdasarkan rekomendasi teknis Komisi Keamanan Bendungan.
- PT NSHE memasang instrumen pemantau Extensometer dan Piezometer.
- Strong Motion Accelerograph digunakan untuk memantau perilaku bendungan.
- Masyarakat sekitar telah disosialisasikan Sistem Peringatan Dini.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.