Beranda Selasa, 6 Oktober 2026

!online

Politik Positif

Pancasila Dinilai Efektif Jadi Jembatan Perbedaan, Ideologi Ekstrem, dan Politik Pecah Belah

Selasa, 6 Oktober 2026, 12:15 WIB Sumber: Republika Dibaca 2 kali
Ukuran:

nilainya menjadi living values dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Poin-Poin Utama

  • Dr Amir Mahmud adalah pengamat radikalisme dan terorisme.
  • Dr Amir Mahmud adalah dosen Pascasarjana Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta.
  • Dr Amir Mahmud adalah Direktur Amir Mahmud Center.
  • Pancasila terbukti efektif sebagai jembatan perbedaan suku, ras, dan agama di Indonesia.
  • Indonesia menghadapi dua ancaman secara bersamaan, yaitu ekstremisme beragama dan politik identitas.
  • Ideologi ekstrem saat ini bergerak secara vulgar di media sosial.
  • Narasi kebencian dikemas dengan bahasa agama dan nasionalisme palsu.
  • Pendekatan keamanan baru efektif ketika ujaran kebencian berubah menjadi tindakan fisik bersenjata.
  • Ujaran kebencian di ranah wacana perlu dihadapi melalui literasi moderat dan dialog kebangsaan.
  • Politik pecah belah dinilai sama berbahayanya dengan ideologi transnasional.
  • Penguatan Pancasila perlu dilakukan hingga tingkat kelurahan melalui FGD dan forum diskusi terbuka.
  • Masyarakat perlu memiliki kemampuan mengenali narasi intoleransi dan radikalisme.
  • Pancasila harus dipahami, dikaji, dan dibuktikan relevansinya melalui praktik kehidupan.
  • Kesaktian Pancasila terletak pada kemampuannya menjadi nilai hidup dalam perilaku masyarakat.
  • Kekuatan Pancasila diukur dari kemampuannya menjawab persoalan nyata bangsa.
Tagar Terkait
#terorisme#pancasila#toleransi#kebangsaan#ideologi ekstrem#politik pecah belah#radikalisme
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya