Mendag siapkan fasilitas "branding" untuk 500 UMKM
Kementerian Perdagangan menyiapkan fasilitas branding bagi sekitar 500 UMKM untuk meningkatkan daya saing produk lokal melalui tampilan dan pengenalan merek yang lebih menarik bagi konsumen. Program ini akan diluncurkan pada Trade Expo Indonesia ke-41 yang berlangsung pada Oktober 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi UMKM penerima fasilitas. Selain branding, pemerintah juga memberikan pendampingan standardisasi, kemasan, kualitas, dan akses pasar agar produk UMKM mampu bersaing di pasar domestik maupun ekspor.
Poin-Poin Utama
- Mendag Budi Santoso mengumumkan kesiapan pemerintah menyediakan fasilitas branding bagi UMKM.
- Fasilitas branding ditargetkan menjangkau sekitar 500 UMKM.
- Program ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar.
- Branding mencakup upaya memperbaiki tampilan dan pengenalan produk kepada konsumen.
- Produk berkualitas perlu didukung kemasan dan identitas merek yang menarik perhatian pasar.
- Program branding akan diluncurkan dalam Trade Expo Indonesia ke-41.
- Trade Expo Indonesia ke-41 dijadwalkan berlangsung pada 14 sampai 18 Oktober 2026.
- Lokasi acara Trade Expo Indonesia ke-41 adalah ICE BSD, Tangerang, Banten.
- Setelah peluncuran, Kemendag akan melakukan proses seleksi terhadap pelaku UMKM.
- Seleksi akan menentukan UMKM yang berhak menerima fasilitas branding.
- Program branding merupakan bagian dari sinergi pemerintah dengan berbagai pihak.
- Pendampingan yang diberikan meliputi standardisasi, kemasan, kualitas, dan akses pasar.
- Harapan pemerintah yakni semakin banyak produk UMKM mampu bersaing di pasar domestik.
- Pemerintah juga mendorong produk UMKM dapat menembus pasar ekspor.
- Mendag berharap UMKM dapat menjadi pelaku utama di pasar dalam negeri.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.