Beranda Selasa, 6 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Harga Kedelai Tembus Rp13.200 per Kg, Pemerintah Buka Opsi Subsidi

Selasa, 6 Oktober 2026, 15:12 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 10 kali
Ukuran:

Harga kedelai naik melampaui batas acuan hingga Rp13.200 per kilogram, bahkan menyentuh Rp13.600-Rp13.700 per kilogram berdasarkan data SP2KP Kemendag dan Panel Harga Bapanas awal Oktober 2026. Pemerintah melalui Menteri Perdagangan Budi Santoso membuka opsi subsidi harga untuk menjaga keberlangsungan usaha perajin tahu dan tempe serta keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Kenaikan tersebut telah melewati Harga Acuan Penjualan maksimal Rp12.000 per kilogram di tingkat perajin berdasarkan Peraturan Bapanas Nomor 12 Tahun 2024.

Poin-Poin Utama

  • Harga kedelai domestik menembus Rp13.200 per kilogram.
  • Pemerintah membuka opsi subsidi harga kedelai.
  • Kenaikan harga mengancam keberlangsungan usaha perajin tahu dan tempe.
  • Subsidi bertujuan mempertahankan keterjangkauan pangan olahan berbasis kedelai bagi masyarakat.
  • Harga kedelai sebelumnya berada di kisaran Rp12.000 per kilogram.
  • Mendag Budi Santoso telah berkomunikasi dengan Kemenko Pangan soal rapat koordinasi.
  • Keterangan disampaikan di Kantor Kemendag, Jakarta, pada 6 Oktober 2026.
  • Data SP2KP Kemendag dan Panel Harga Bapanas menunjukkan harga rata-rata kedelai biji kering impor nasional Rp13.600-Rp13.700 per kilogram.
  • Harga aktual telah melampaui Harga Acuan Penjualan berdasarkan Peraturan Bapanas Nomor 12 Tahun 2024.
  • HAP maksimal di tingkat perajin tahu dan tempe adalah Rp12.000 per kilogram.
  • HAP maksimal di tingkat importir adalah Rp11.500 per kilogram.
Tagar Terkait
#subsidi#bapanas#harga pangan#budi santoso#kemendag#harga kedelai#tahu tempe
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya