Bandara Soetta Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau , KAI Daop 5 Tambah Kereta ke Jakarta
Hatta ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, sehingga KAI Daop 5 Purwokerto menyiagakan dua perjalanan kereta api tambahan dari Yogyakarta dan Malang menuju Jakarta sebagai alternatif transportasi bagi masyarakat. Selain menambah frekuensi perjalanan, KAI juga memberikan edukasi keselamatan tentang langkah preventif bagi masyarakat yang terdampak sebaran abu vulkanik, seperti mengenakan masker, membatasi aktivitas di luar ruangan, dan segera menghubungi fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi yang menyebabkan penutupan Bandara Soekarno-Hatta.
- KAI Daop 5 Purwokerto menyiagakan dua perjalanan kereta api tambahan pada Minggu, 6 September.
- Kereta tambahan pertama berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB.
- Kereta tambahan pertama tiba di Stasiun Purwokerto pukul 20.47 WIB dan lanjut menuju Jakarta.
- Kereta tambahan kedua berangkat dari Malang pukul 20.15 WIB pada Minggu malam.
- Kereta tambahan kedua tiba di Stasiun Purwokerto Senin, 7 September pukul 04.56 WIB.
- Perjalanan dari Purwokerto menuju Stasiun Gambir diberangkatkan pukul 05.00 WIB.
- Penambahan kereta bertujuan memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat terdampak penutupan bandara.
- Masyarakat diimbau mengenakan masker dan kacamata pelindung saat berada di luar ruangan.
- Masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.
- Masyarakat diimbau menghindari menyentuh mata dengan tangan yang berpotensi terpapar abu.
- Masyarakat diminta memastikan penyimpanan makanan dan minuman selalu tertutup rapat.
- Penumpang dengan gangguan kesehatan akibat paparan abu harus segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat.
- KAI memberikan edukasi keselamatan bagi masyarakat di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.