Beranda Rabu, 7 Oktober 2026

!online

Hukum Netral

Membaca Arah Putusan MK Soal Ijazah Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026, 15:05 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 4 kali
Ukuran:

hatian.

Poin-Poin Utama

  • MK menolak gugatan PHPU terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka.
  • MK tidak dapat mendiskualifikasi Gibran sebagai wakil presiden.
  • Dokumen yang dibahas dalam persidangan adalah Certificate of Attendance milik Gibran.
  • Sertifikat tersebut digunakan sebagai dasar penerbitan Suket Nomor: 9149/D.D1/KS/2019.
  • Suket tersebut hanya membuktikan kehadiran dalam perkuliahan, bukan kelulusan pendidikan.
  • MK tidak menemukan bukti ijazah atau diploma yang membuktikan kelulusan Gibran setingkat SMA.
  • Ketentuan tersebut merujuk pada Pasal 169 huruf r dan Pasal 227 huruf i UU Pemilu.
  • Hakim MK Adies Kadir membacakan putusan PHPU pada 6 Oktober 2026.
  • Sidang putusan berlangsung di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
  • MK berpedoman pada asas presumptio iustae causa dalam putusannya.
  • MK menyatakan asas tersebut tidak dapat berdiri sendiri dan harus diperkuat dengan prinsip kehati-hatian.
  • Prinsip kehati-hatian dianggap penting karena berkaitan dengan pengisian jabatan tertinggi pemerintahan.
  • KPU bertanggung jawab memverifikasi syarat pendaftaran Gibran sebagai peserta pemilu 2024.
  • Bola panas kini ada di pihak KPU terkait proses verifikasi syarat tersebut.
  • MK tidak dapat membatalkan posisi Gibran sebagai wakil president sebagaimana yang dimohonkan pemohon.
Tagar Terkait
#mahkamah konstitusi#gibran rakabuming raka#phpu#ijazah#mk#kpu#wapres
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya