Beranda Rabu, 7 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Rosan Beberkan Tantangan Indonesia Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026, 16:14 WIB Sumber: Republika Dibaca 8 kali
Ukuran:

Menteri Investasi Rosan Roeslani mengungkapkan tantangan Indonesia dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029, di antaranya pemenuhan investasi lebih dari Rp 13.000 triliun dalam lima tahun ke depan di tengah perubahan kondisi geopolitik dan geoekonomi global. Ia menyatakan bahwa peningkatan investasi menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan lebih tinggi, dengan kontribusi investasi saat ini telah mencapai 38-39 persen dan realisasi investasi semester pertama 2026 tumbuh 7,2 persen. Tantangan lainnya meliputi peningkatan kualitas investasi yang menciptakan lapangan kerja dan perluasan hilirisasi ke sektor perkebunan, kelautan, serta industri lainnya untuk memperkuat struktur ekonomi Indonesia.

Poin-Poin Utama

  • Target pertumbuhan ekonomi Indonesia ditetapkan 8% pada 2029.
  • Kebutuhan investasi mencapai lebih dari Rp 13.000 triliun dalam lima tahun ke depan.
  • Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan target investasi tersebut pada Investor Daily Summit 2026 di Jakarta.
  • Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan 3% pada 2026.
  • Pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan meningkat menjadi 3,4% pada 2027.
  • Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi 5,46% pada semester pertama 2026.
  • Kontribusi investasi terhadap perekonomian Indonesia kini 38 hingga 39%.
  • Kontribusi investasi sebelumnya berada di kisaran 28 hingga 29%.
  • Realisasi investasi 2024 mencapai Rp 1.714 triliun.
  • Realisasi investasi 2025 meningkat menjadi Rp 1.913 triliun.
  • Realisasi investasi semester pertama 2026 tercatat Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2%.
  • Investasi pada 2025 menciptakan 2,4 juta lapangan kerja.
  • Realisasi investasi semester pertama 2026 menyerap 1,45 juta tenaga kerja langsung.
  • Kontribusi investasi hilirisasi kini mendekati 30% dari total investasi.
  • Hilirisasi perlu diperluas ke sektor perkebunan, kelautan, dan sektor lainnya.
Tagar Terkait
#investasi#pertumbuhan ekonomi#danantara#hilirisasi#bappenas#bkpm#rosan perkasa roeslani
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya