Umum Netral
Hujan Abu Krakatau Guyur Banten-Lampung, Mendikdasmen Instruksikan Belajar Daring
Hatta dan Halim Perdanakusuma, serta rilis 50 peringatan SIGMET dari BMKG.
Poin-Poin Utama
- Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau meluas hingga mengguyur Provinsi Banten dan Lampung.
- Gunung Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga).
- Kolom erupsi mencapai ketinggian 50.000 kaki.
- Erupsi disertai fenomena lava fountain dan petir vulkanik.
- BMKG merilis 50 peringatan cuaca signifikan (SIGMET).
- Tujuh bandara utama sempat ditutup termasuk CGK dan HLP.
- Mendikdasmen menginstruksikan sekolah terdampak menerapkan belajar daring (PJJ).
- Penyesuaian pembelajaran mengacu pada nilai ISPU wilayah masing-masing.
- Wilayah terdampak terparah meliputi Kabupaten Serang, Tanggamus, Kota Bandar Lampung, dan Lampung Selatan.
- Instruksi belajar daring berlandaskan Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019.
- Instruksi belajar daring berlandaskan SE Mendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026.
- Armada feri Merak–Bakauheni disiagakan sebagai transportasi utama antarpulau.
- Abu vulkanik menyelimuti SMK Negeri 1 Pulau Tabuan, Kabupaten Tanggamus.
- Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diterapkan untuk melindungi kesehatan siswa dan pendidik.
- Dampak erupsi melumpuhkan aktivitas sekolah dan operasional bandara di zona terdampak.
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?
Buka Sumber di Tribun NewsHak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Tribun News.