Asap Karhutla Masih Selimuti Kalbar Meski Jumlah Hotspot Turun
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan kondisi karhutla di Kalimantan Barat masih membutuhkan perhatian serius meskipun jumlah hotspot mengalami penurunan. Ia menjelaskan bahwa penurunan hotspot tidak otomatis menghilangkan asap karena api yang sudah padam tidak lagi terdeteksi oleh sistem Sipongi namun asapnya tetap bertahan. Selain menurunkan jumlah hotspot, penanganan di lapangan juga harus diikuti dengan pendinginan secara masif untuk mengatasi permasalahan asap.
Poin-Poin Utama
- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau lokasi karhutla di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar pada 3 September.
- Jumlah hotspot di Kalbar mengalami penurunan meski asap masih menyelimuti wilayah tersebut.
- Pada 31 Agustus 2024 tercatat 272 hotspot di Kalbar.
- Pada 1 September 2024 jumlah hotspot meningkat menjadi 859.
- Pada 2 September 2024 jumlah hotspot turun menjadi 268.
- Api yang sudah padam tidak terdeteksi sebagai hotspot dalam sistem Sipongi.
- Asap dapat bertahan meskipun sumber api sudah padam.
- Kualitas udara di Pontianak masih berasap.
- Manggala Agni, Kemenhut, TNI-Polri, dan BPBD terlibat dalam penanganan karhutla.
- Pendinginan secara masif tengah dilakukan di lapangan.
- Raja Juli Antoni menyatakan kondisi Kalbar sedang tidak baik-baik saja.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.