Beranda Senin, 12 Oktober 2026

!online

Transportasi Netral

Ubah Ribuan Transjakarta Jadi Bus Listrik, DKI Butuh Rp 5,67 Triliun

Senin, 12 Oktober 2026, 18:07 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 11 kali
Ukuran:

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pembiayaan elektrifikasi armada Transjakarta membutuhkan Rp 5,67 triliun, yang disebut sebagai salah satu kerja sama paling berat untuk direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saat ini, dari total lebih dari 3.800 bus Transjakarta, baru sekitar 500 unit yang telah beroperasi sebagai bus listrik, dan elektrifikasi ditargetkan mencakup bus listrik, hibrida, serta hidrogen. Pramono menekankan upaya elektrifikasi perlu dibarengi penanganan sumber polusi lain seperti pembangkit listrik dan industri yang masih menggunakan batu bara.

Poin-Poin Utama

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan kebutuhan pembiayaan elektrifikasi armada Transjakarta mencapai Rp5,67 triliun.
  • Kebutuhan pembiayaan tersebut disampaikan saat penandatanganan kerja sama antara BUMD, BUMN, dan perangkat daerah.
  • Acara berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta pada Senin, 12 Oktober 2026.
  • Pramono menilai pembiayaan elektrifikasi sebagai salah satu kerja sama paling berat untuk direalisasikan.
  • Dia telah membicarakan hal tersebut dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin.
  • Pramono juga menyampaikan informasi tersebut kepada Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco.
  • Jumlah armada Transjakarta saat ini mencapai lebih dari 3.800 bus.
  • Bus listrik yang telah beroperasi di Jakarta baru sekitar 500 unit.
  • Target elektrifikasi hampir seluruh bus di Jakarta menjadi kendaraan listrik, hibrida, atau hidrogen.
  • Bus hidrogen dan bus hibrida diperkirakan segera tersedia.
  • Upaya elektrifikasi perlu dibarengi penanganan sumber polusi lainnya.
  • Sumber polusi lainnya meliputi aktivitas pembangkit listrik dan industri yang menggunakan batu bara.
Tagar Terkait
#dki jakarta#pramono anung#lingkungan#transjakarta#elektrifikasi#transportasi umum#bus listrik
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya