Menhut pastikan 50 helikopter water bombing masih beroperasi
Ministeri Kehutanan memastikan 50 helai helikopter water bombing masih beroperasi di enam provinsi prioritas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi. Operasi penerbangan terkendala saat jarak pandang pilot terbatas akibat kabut asap tebal, sehingga pada kondisi tersebut satgas darat menjadi tumpuan pemadaman. Data Sipongi Kemenhut menunjukkan jumlah hotspot di Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari 28 menjadi 15 titik.
Poin-Poin Utama
- Menhut Raja Juli Antoni memastikan 50 helikopter water bombing masih beroperasi.
- Helikopter water bombing beroperasi di enam provinsi prioritas penanggulangan karhutla.
- Enam provinsi prioritas karhutla adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.
- Helikopter water bombing membantu pemadaman titik api yang sulit dijangkau petugas di darat.
- Penerbangan helikopter terkendala saat jarak pandang pilot terbatas akibat kabut asap tebal.
- Helikopter water bombing disiagakan di tiga wilayah yaitu Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan Sampit.
- Satgas darat menjadi tumpuan pemadaman saat helikopter tidak bisa beroperasi.
- Petugas gabungan terdiri dari Manggala Agni, TNI-Polri, BPBD, dan relawan masyarakat.
- Menhut meninjau penanggulangan karhutla di Hutan Lindung Liang Anggang Banjarbaru.
- Data Sipongi Kemenhut per 11 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB menunjukkan jumlah hotspot di Kalimantan Selatan turun dari 28 menjadi 15 titik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.