Beranda Rabu, 14 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Kapal Perintis Angkut 9,2 Juta Penumpang, Separuh Trayek Ada di Timur Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026, 09:14 WIB Sumber: Republika Dibaca 8 kali
Ukuran:

Dari 2015 hingga 2026, kapal perintis telah mengangkut 9,26 juta penumpang dan 1,59 juta ton barang melalui 28.564 pelayaran untuk menghubungkan wilayah yang belum terlayani Angkutan komersial secara optimal. Pada 2026, sebanyak 107 trayek kapal perintis penumpang menjangkau 486 pelabuhan singgah di 28 provinsi, dengan 54 trayek atau 51 persen beroperasi di wilayah timur Indonesia. Kementerian Perdagangan akan mengoptimalkan Angkutan perintis barang melalui penyesuaian mekanisme subsidi untuk meningkatkan efisiensi distribusi logistik dan menekan disparitas harga antardaerah.

Poin-Poin Utama

  • Kapal perintis mengangkut 9,26 juta penumpang dan 1,59 juta ton barang sepanjang 2015 hingga 2026.
  • Layanan pelayaran perintis merealisasikan 28.564 pelayaran untuk menghubungkan wilayah belum terjangkau Angkutan komersial.
  • Pada 2026 Kementerian Perdagangan menyelenggarakan 107 trayek kapal perintis penumpang dengan 107 armada.
  • Layanan kapal perintis menjangkau 486 pelabuhan singgah di 184 kabupaten/kota pada 28 provinsi.
  • Sebanyak 54 trayek atau sekitar 51 persen beroperasi di wilayah timur Indonesia.
  • Sebanyak 41 trayek atau 38 persen melayani wilayah tengah Indonesia.
  • Sebanyak 12 trayek atau 11 persen berada di wilayah barat Indonesia.
  • Program Tol Laut mencatat 557 pelayaran hingga semester I 2026 dan menjangkau 100 pelabuhan.
  • Realisasi muatan berangkat Tol Laut mencapai 21.762 TEUs dan 1.682,42 ton barang.
  • Muatan balik Tol Laut tercatat 6.660 TEUs.
  • Layanan Angkutan rede mencatat 411 perjalanan dengan 32.526 penumpang naik dan turun.
  • Rede menjangkau 56 pelabuhan singgah di 25 kabupaten/kota pada 11 provinsi.
  • Kementerian Perdagangan akan menyesuaikan mekanisme subsidi Angkutan perintis barang di sejumlah pelabuhan.
  • Aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, keterjangkauan, dan kualitas pelayanan menjadi perhatian utama.
  • Kapal perintis menghubungkan masyarakat dengan pusat pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, dan pasar.
Tagar Terkait
#kementerian perhubungan#transportasi laut#pelayaran perintis#angkutan laut#kapal perintis#tol laut
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya